Featured

First blog post

This is the post excerpt.

Iklan

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Malaikatku

Kesabaran yang kau punnya

Kelembutan yang kau miliki

Membuat aku kita tetap bersama

Sampai pada saat ini di bulan ke-15 ini

Aku selalu memuji dan membanggakanmu didiriku bahkan di setiap tulisanku. Hampir tidak ada cela satu pun tentangmu yang aku tuliskan. Bukan karena kamu tidak ada celanya tetapi celamu ada dikelebihanku dan celaku ada dikelebihanmu sehingga semua itu tidak menjadi perkara untukku. Dari setiap moment ke moment atau dari setiap bulan ke bulan selalu ada kejadian yang tidak jarang membuat aku memarahimu atau sekedar ngambek kepadamu. Dan kali ini aku akan menceritakan celaku, cela kita berdua.

Waktu itu aku sangat ingat betul ketika aku murka kepadamu, aku naik pitam dan tidak lagi bisa mengendalikan emosiku hingga pada saat itu aku berbisik ditelingamu karena sangking emosinya aku. Di sana kamu hanya diam tidak berkata apa-apa meskipun kamu menyuarakan suaramu kamu hanya berkata β€œiya, iya aku salah” tidak ada kata lain selain itu yang keluar dari mulutmu. Entahlah tingkat cuekmu itu seberapa tebalnya hingga untuk mengeluarkan kata-kata yang ingin kudengar dari mulutmu saja aku harus marah-marah/ngambek terlebih dahulu. Lebih parahnya lagi aku sudah marah, aku sudah ngambek kau tetap saja cuek dan tidak peka. Iya kamu malaikatku, tolong jangan membuatku berdosa lagi karena ingin memarahimu atau bahkan sampai berbisik di telingamu.

Oh Tuhan dia ini malaikat yang baik tetapi kenapa tingkat cuek dan ketidak pekaannya tebal sekali. Haruskah kuberi kapsul kepekaan agar dia memiliki kepekaan. Jika perlu diberi kapsul akan kuberi ia kapsul kepekaan dengan dosis yang tinggi dan akan kuminta ia minum kapsul itu 3X Sehari agar lekas sehat dari sikap cueknya dan lekas memiliki kepekaan.

Entahlah …. tapi aku sangat menyayanginya, bukan karena sikapnya yang cuek dan tidak peka tapi karena kesabaran dan kelembutan hatinya aku menyayanginya sampai saat ini. Dan dia adalah lelaki kedua setelah ayah yang paling bisa nyabarin/nyerateni sikapku yang manja, kekanak-kanakan, dan emosian juga suka makan hehehe. Berkat kesabaran dan kelembutan hatinya-lah kami masih tetap bersama hingga pada saat ini di bulan maret di angka ke-15. Semoga lekas sembuh dari sikap cuek dan lekas memiliki kepekaan ya malaikatku. Hehehehhe

 

DanLestari#270318#Tangerang

 

iya dia kamu

Marah dan ingin dimengerti

Tidak ingin bercerita namun ingin dimengerti

Diam namun menuntut

Berlari namun takut

Ingin melepaskan namun mengenggam

Malam itu Aku sedang jutek, males, dan sedang dalam keadaan mood yang tidak bagus namun kau tetap bersikap baik kepadaku kau tidak pernah membalas ketidak baikan sikapku. Entahlah kau ini manusia atau malaikat, tapi sepertianya kau adalah malaikat yang dilahirkan oleh ibu untuk menjadi temanku melangkah melewati setiap proses demi proses.

Maafkan saya yang kadang bertindak tidak sesuai dengan keinginanmu, berucap tak sesaui maumu. Saya sering lalai dalam berpikir, berucap, maupun bertindak namun kamu selalu memaklumi. Saya sering lalai dalam berpikir dan berucap namun kamu selalu menerima tanpa protes. Saya sering lalai dalam bersikap dan mengambil keputusan dan berkali-kali kelalaian itu sudah kulakukan untukmu untuk kita namun kamu selalu memaklumiku dan tetap menerimaku tanpa protes. Sikapmu kepadaku pun tidak pernah berubah masih sama seperti dulu yang penuh dengan kelembutan dan kasih sayang.

Ketika malam sudah tak lagi kusuarakan ucapan selamat tidur, tidak lagi kusuarakan perhatian hangatku seperti biasanya perkara aku yang sedang naik darah kau tetap bersikap lembut dan penuh kasih sayang menanyakan keadaanku, menanyakan aktivitas yang telah aku kerjakan, dan mengucapkan selamat tidur untukku. Pagi-pagi kau tetap menyapaku dengan lontaran khas’mu, kau tetap mengucapkan pamit berangkat kerja seperti biasa. Sungguh aku mengakui keluhuran hatimu yang kadang membuatku merasa tidak pantas memilikimu.

Aku akui kau malaikat yang cuek, sangat cuek tapi tak apa meski engkau cuek engkau selalu menjadi dan memberi apa yang aku butuhkan bukan apa yang aku inginkan, aku rasa apa yang aku butuhkan sudah bisa mewakili apa yang aku inginkan. Terima kasih telah sabar dengan segala sikapku terima kasih telah menjadi teman hidupku melewati setiap proses demi proses. Selamat 27 Maret 2018 pecandu kopiku.

DanLestari#270318#Tangerang

12 (Desember)

Aku, kami menunggu desember datang

Desember oh desember …

Desemberku yang selalu kutunggu …

Desember yang selalu ku nanti …

Menunggumu itu sensasi …

Menunggumu itu menggemaskan …

Menunggumu itu kadang terasa berat …

Dan menunggumu itu kadang melelahkan …

Tidak hanya desember yang kami tunggu namun juga dari setiap pergantian dari hari ke hari, minggu ke minggu, dan dari bulan ke bulan beberapa dari kami sangat menunggu pergantiannya. Tidak jarang pula kalender penuh warna kami corat-coret untuk menandai usainya hari ini, selesainya hari ini, dan bergantinya hari yang telah selesai kami lewati. Tidak ada hari yang special dan semua terasa sama, setiap hari menyenangkan meskipun kegiatan setiap hari ya hanya begitu-begitu saja. Setiap hari sama dan tidak ada yang wuaah, tidak ada kejutan yang luar biasa juga tidak ada kejadian yang luar biasa namun meskipun begitu setiap hari selalu ada kejadian yang positif dan itu lebih dari indah.

Hari demi hari kami lewati dengan hati yang penuh dengan penantian, minggu demi minggu kami menunggu berharap untuk segera selesai dan berganti ke bulan berikutnya hingga desember datang. Untuk menunggu desember banyak sekali harapan, doa, dan rencana yang aku/kami lantunkan. Tidak sedikit tapi sangat banyak, semoga di desember nanti harapan dan rencana tersebut dapat aku/kami realisasikan menjadi nyata, semoga doa-doa tersebut menjadi energi positif bagi aku/kami untuk merealisasikan sebuah harapan dan rencana tersebut.

Desember aku menunggumu, semoga desember yang aku/kami tunggu tidak menjadi sesuatu hal yang mengecawakan. Entahlah apa yang terjadi nanti semua pasti akan baik-baik saja dan apapun yang terjadi di desember nanti itu adalah hal yang baik dan merupakan awal dari suatu kondisi yang baru. Semoga hari yang aku/kami lewati selalu bisa kami isi dengan kegiatan yang baik/positif, semoga setiap minggu ke minggu selalu ada peningkatan yang baik, dan semoga dari bulan ke bulan keyakinan semakin kokoh.

 

DanLestari/250318/Tangerang

 

 

 

 

tempat tinggal tuan

Kupersembahkan rumah yang kau mau,

Lengkap dengan taman bunga impianmu,

Lengkap dengan ruangan buku yang kau idamkan,

Serta lengkap dengan kamar tidur untuk anak-anak,

Rapi tertata dan tidak berantakan,

Bersih seperti yang kau mau,

Wangi semerbak berbau parfum kesayangan,

Rapi, bersih, wangi seperti gaun yang kau kenakan untuk rumahmu,

Rumah itu tidak akan pernah kosong jika kau tetap menempatinya, tidak akan pernah dimasuki apa lagi ditempati oleh orang lain jika kau tak lupa untuk menutup dan mengucinya ketika kau berpergiaan. Rumah itu akan tetap bersih jika kau rajin membersihkannya. Rumah itu akan tetap terlihat indah jika kau dengan telaten merawatnya. Namun berbeda hasilnya jika rumah yang telahΒ  kau bangun itu tidak pernah kau tempati, tidak pernah kau bersihkan, ataupun kau rawat.

Kau tau rumah yang tak pernah ditempati, diberishkan, dirawat dan dibiarkan kosong akan lebih banyak yang berusaha ingin menempati. Tdak hanya manusia saja yang ingin menempati bahkan mahluk lain dari manusia juga kadang ada yang ingin menempati seperti serangga contohnya. Dari sini kau sudah seharusnya sadar jika kau terus membuat rumah yang kau miliki kosong tak terawat akan dimasuki, ditempati dan dirawat oleh orang lain.

Sadarkah kau membangun rumah yang sudah menjadi mewah dan megah seperti ini membutuhkan waktu, perjuangan, dan proses yang lama lantas kenapa ketika rumah itu sudah kau bangun menjadi mewah dan megah kau telantarkan kosong dan tak terawat. Apakah seperti itu bentuk rasa memiliki yang kau punya untuk rumha yang telah kau punya. Entahlah, namun jika sperti itu caramu. Jangan salahkan jika ada tuan-tuan lain yang melirik rumahmu dan mencoba untuk masuk dan menempati rumah itu.

 

DanLestari#Dhapur#190318

 

 

Jangan Menungguku Pulang

Kali ini aku menyuarakan agar kalian tak menungguku pulang namun meski begitu sesekali nanti aku akan pulang meski hanya untuk sekedar mengunjungi. Aku akan mengunjungi kalian sesekali suatu saat nanti namun tolong jangan menanti hari kunjungan itu. Karena semakin kalian berharap akan kunjungan itu aku semakin tidak akan mau pulang. Jadi jangan menantiku pulang karena aku tidak bisa memastikan untuk pulang namun aku bisa memastikan untuk mengunjungi sesekali.

Aku sedang muak dan karena kemuakanku akan sesuatu hal itu kini aku sedang memikirkan dan ingin memutuskan untuk tidak akan pulang namun aku akan tetap mengunjungi. Ketika aku benar tidak ingin pulang jangan berpikir aku sudah tidak lagi menyayangi kalian, aku sudah tidak lagi peduli kepada kalian. Aku sangat sayang dan sangat peduli, karena kesadaran rasa sayang dan peduliku tersebut aku sedang berpikir dan ingin memutuskan untuk tidak pulang dengan alasan yang mungkin bagi kalian tidak bisa kalian terima.

Tetapi percayalah, aku berpikir dan ingin memutuskan untuk tidak pulang salah satunya adalah karena bentuk rasa sayang dan peduliku kepada kalian. Ketika kau bisa melepas hal yang kau miliki sebenarnya kau sedang melepaskan salah satu sumber derita dan aku sedang ingin meminta kepada kalian untuk melepasku karena aku tidak ingin kalian menderita karenaku maka lepaskan aku.

Ma, pa sore suatu hari di hari-hari kemarin aku pernah berkata kepada diriku jika aku kembali tidak bisa mengontrol emosiku sehingga aku merasakan sakit lagi aku berkata kepada diriku untuk tidak meninggalkan latihan ini jika kalian tidak memintaku untuk meninggalkan latihan ini. Maka aku akan mengakhirinya jika kalian meminta namun jika kalian tidak meminta aku akan melanjutkannya hingga pada suatu saat nanti yang aku pun tidak tahu kapan.

Aku menyayangi kalian dengan sepenuh hati, selalu ku semogakan hal-hal yang baik untuk kalian dan semoga apa yang selalu aku semogakan dapat tersemogakan.

 

DanLestari#170318#Tangerang

Hanya Kala itu

Aku adalah wanita sensitif yang sering ngambek jika keinginanku tidak terpenuhi, yang sering sekali menginginkan sesuatu. Aku wanita yang sangat manja, manja sekali yang tidak pintar masak namun hobi kuliner. Putri tidur adalah julukanku karena salah satu hobiku yang kalau tidur bisa seperti orang mati yang nggak bangun-bangun mangkanya ada beberapa temanku yang memanggilku putri tidur. Julukan putri tidur hhhhe itu tidak membuatku malu dan aku enjoy dengan julukan itu selama itu tidak merugikan pihak lain aku rasa itu tidak menjadi masalah.

Bla…bla…bla…

Baik, aku akan menceritakan bagaimana kebiasaanku tidur… ya meski sebenarnya kebiasan tidur lamaku ini hanya berjalan beberapa saat sejak aku semester 8 lalu namun setelah aku menyadari itu sangat wew menjijikan. Ya pagi aku bangun pukul 03:50 lalu aku lanjutkan makan pukul 06:00-bersih-bersih mandi dan pukul 11:00 aku makan siang setelah makan siang usai pukul 12:00 biasanya aku akan melanjutkan dengan membaca ringan lalu pukul 13:00 bobog cantik sampai pukul 17:00 WIB wah betapa lamanya tidur siangku yang nyaman dan nyenyak. Oh tidur siang lamaku yang telah hilang, aku merindumu.

Ya tidur siang lamaku itu hanya sesaat dan sudah berarkhir karena setelah aku mempunyai kewajiban dan aktivitas baru kini kadang tidurpun tak sempat karena padatnya jadwal. Makan pun sekarang tak senyaman dan sesantai kala itu. Sekarang makan hanya sekedar makan kadang terasa sangat terburu-buru dan yang terpenting perut terisi sehingga dapat menyokong untuk menjalani kehidupan hingga keesokan harinya. Kini keadaan sudah berubah mulai dari tempat tinggal, lingkungan sekitar, teman-teman, hingga kegiatan serta aktivitas pun sekarang sudah berbeda.

Aku menulis ini bukan berarti sedang menegeluh dengan keadaanku saat ini hanya saja aku sedang teringat tempat tinggalku dulu, teringat kegiatan dan semua isi tempat tinggalku dulu (PeDeA). Aku sedang merindu kala itu dan bukan berati aku melekatinya. Burung titip surat untuk PeDea aku merindu tempat itu temaptku bertumbuh menjalani proses menuju Dewasa. Angin titip pesan lirih untuk PeDeA aku berterima kasih untuk PeDeA yang Bersih indah aman dan menarik. Titip rahasia untuk PeDeA sudah mempertemukan orang-orang teristimewa untukku yang salah satunya adalah dia, iya dia …. πŸ™‚

Iya inilah hidup dan beginilah kehidupan semua akan mengalami perubahan dan kita harus siap menerima perubahan tersebut. Untuk sebuah perubahan aku berterima kasih dan menikmati segala perubhan yang sudah terjadi untuk perubahan yang akan terjadi aku siap menghadapinya.

 

DanLestari#RuangCurhatBK#SekolahDhapur#070318

Pakar imajinasi (2)

Malam pun tiba …
Kini malamku tidak lagi sama seperti biasanya…
Hilang bahkan mungkin akan musnah malamku …
Bergulir berganti setiap malamnya…
Semakin terasa menggunung gelapnya malamku …

Gelap hening namun tak berbintang …
Gelap hening namun tak damai …
Gelap hening namun begitu ramai …
Gelap hening namun begitu bising dan banyak yang berlalu lalang …

malamku yang kini tidak seperti biasanya mulai berkecamuk …
Merindukan malam gelap hening yang berbintang penuh keceriaan …
Merindukan malam gelap hening yang penuh kedamaian batin …
Merindukan malam hening yang begitu sunyi tanpa keramaian tanpa kebisingan dan tanpa lalu lalang bayangan …

Oh malamku jika engkau hadir hanya akan menggunungkan pikiran yang tak karuan tolong biarkan aku pergi dari malam ini dan biarkan aku pergi ke malam selanjutnya untuk menciptakan malamku yang seperti dulu yang indah dan penuh kebahagiaan …

Malamku (pikiran di malam hari) kau tidak kubenci namun juga tidak aku kagumi dan tidak kulekati aku percaya malamku adalah sesuatu yang tidak kekal maka aku percaya malamku akan berganti sesuai dengan kerja hukum karma.

malamku aku memaafkanmu jadi semoga kau juga memaafkanku sehingga akan segera tercipta malam yang gelap hening damai penuh bintang dan keceriaan.

Danlestari#030318#BSDPUSDIKLAT#gelapmalam